HUBUNGAN PENGETAHUN, SIKAP DAN PENDIDIKAN IBU TENTANG STIMULASI TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 3-5 TAHUN DI PUSKESMAS LAMASI

Penulis

  • Rafika Sari STIKES Bhakti Pertiwi Luwu Raya

Kata Kunci:

Perkembangan Motorik Kasar, Pengetahuan, Sikap

Abstrak

Stimulasi adalah perangsangan yang datangnya dari lingkungan di luar individu anak. Kemampuan motorik kasar seperti berjalan, berlari, melompat dan melempar dapat dirangsang atau distimulasi dengan memberikan kesempatan anak melakukan permainan yang melakukan ketangkasan dan kelincahan. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Lamasi tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatanCross Sectional Sutdy, dengan tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang stimulasi perkembangan terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 3-5 tahun. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak diPuskesmas Lamasi sebagai responden dengan metode penarikan sampel secara Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 43 sampel. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa ada hubungan pengetahuan terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 3-5 tahundengan nilai P = 0,000 < 0,05. hubungan sikap ibu tentang stimulasi perkembangan terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 3-5 tahun dengan nilai P = 0,000 < 0,05. Diharapkan bagi Puskesmas agar lebih meningkatkan kualitas tenaga kerja pada umumnya dan pada perawat pada khusunya dalam memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat tentang perkembangan motorik kasar.

Diterbitkan

2020-01-27

Cara Mengutip

Sari, R. (2020). HUBUNGAN PENGETAHUN, SIKAP DAN PENDIDIKAN IBU TENTANG STIMULASI TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 3-5 TAHUN DI PUSKESMAS LAMASI. Jurnal Kesehatan Luwu Raya, 6(2), 17-25. Diambil dari http://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/7