POTENSI TANAMAN RAMUAN NGINANG SEBAGAI OBAT KUMUR HERBAL WARISAN BUDAYA NENEK MOYANG

Penulis

  • Delta Delta STIKES Bhakti Pertiwi Luwu Raya

Kata Kunci:

Tanaman Ramuan Nginang, Obat Kumur, Stabilitas Fisik

Abstrak

ABSTRAK

 

Mouthwash adalah suatu cairan dengan rasa dan bau yang menyenangkan, digunakan untuk  membersihkan mulut. Menginang adalah salah satu tradisi yang sudah turun temurun yang sangat dipercaya dapat menyehatkan gigi dan mulut. Kandungan kimia dalam tanaman ramuan nginang yaitu tanin yang merupakan  senyawa fenol. Mekanisme kerja fenol memiliki kemampuan dalam menginaktivasi adhesi sel mikroba (molekul yang menempel pada sel inang) yang terdapat pada permukaan sel.

Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk membuat sediaan obat kumur tanaman ramuan nginang serta untuk mengetahui stabilitas fisik formula obat kumur.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimental untuk membuat formulasi obat kumur dari tanaman ramuan nginang (biji pinang, daun sirih, gambir), serta menguji stabilitas fisik dan pH sediaan terhadap berbagai variasi suhu, yaitu penyimpanan pada suhu rendah (4-8°C), penyimpanan pada suhu dalam ruangan ( indoor indirect daylight) dan suhu luar ruangan (outdoor daylight ).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan obat kumur setelah disimpan selama 4 minggu memiliki karakteristik warna coklat kemerahan, bau khas mint dan jernih serta tidak terjadi pemisah, kecuali untuk sediaan yang disimpan pada penyimpanan outdoor daylight dan indoor mengalami perubahan organoleptis  dan perubahan pH. Hasil  pengujian stabilitas fisik sediaan menunjukkan sediaan-sediaan obat kumur tersebut cenderung stabil pada penyimpanan suhu rendah (4-8°C).

Diterbitkan

2021-09-27

Cara Mengutip

Delta, D. (2021). POTENSI TANAMAN RAMUAN NGINANG SEBAGAI OBAT KUMUR HERBAL WARISAN BUDAYA NENEK MOYANG. Jurnal Kesehatan Luwu Raya, 8(1), 8-14. Diambil dari https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/105