Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq <p>Jurnal Kesehatan Luwu Raya adalah media publikasi karya ilmiah, Skripsi, Tesis, Desertasi dan hasil penelitian yang relevan dengan peningkatan- peningkatan mutu dan kualitas pendidikan kesehatan. Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan pengabdian masyarakat (LP2M) STIKES Bhakti Pertiwi Luwu Raya Palopo Jurnal Kesehatan Luwu Raya hadir sebagai media ilmiah bagi praktisi dan professional dari berbagai disiplin ilmu yang terlibat dalam bidang Kesehatan untuk meningkatkan kualitas Riset dan Teknologi bidang Kesehatan di Indonesia berdasarkan evidence based research</p> id-ID stikesluwuraya@yahoo.co.id (STIKES Bhakti Pertiwi Luwu Raya) lp2mstikesluwuraya@gmail.com (LP2M STIKES Bhakti Pertiwi Luwu Raya Palopo) Kam, 02 Sep 2021 16:39:57 +0700 OJS 3.2.0.3 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU MAHASISWA S1 FARMASI DENGAN PENCEGAHANPENYEBARAN COVID-19 DI STIKES BHAKTI PERTIWI LUWURAYA PALOPO TAHUN 2021 https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/103 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><em>Coronaviruses (Cov)</em> merupakan bagian dari keluarga virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu hingga penyakit yang lebih berat seperti <em>SARS-Cov dan MERS-Cov</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku mahasiswa S1 Farmasi dengan pencegahan penyebaran <em>Covid-19</em>. Metode yang digunakan adalah desain pendekatan <em>cross sectional</em>, yang bertuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dan perilaku dengan pencegahan penyebaran <em>covid-19</em>. Penarikan sampel secara <em>puposive sampling</em>. Instrumen pegumpulan data adalah kuesioner yang diisi secara <em>daring</em> dengan menggunakan <em>Link Google Form</em>. Analisa data secara <em>Univariate</em> dan <em>Bivariate</em> dengan menggunakan <em>Chi-Square</em> dengan tingkat kemaknaan ?= (0,05). Hasil analisa data responden dengan Uji <em>Chi-Square</em>, ditemukan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan mahasiswa S1 Farmasi dengan pencegahan penyebaran <em>covid-19</em> dengan nilai ? = 0,00&lt; 0,05,dengan uji sattistik <em>Chi-Square </em>dan ada hubungan perilaku mahasiswa S1 Farmasi dengan pencegahan penyebaran <em>covid-19</em> dengan nilai ? = 0,01 &lt; 0,05, dengan uji statistic <em>Fisher’s Exact Test</em>. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku mahasiswa S1 farmasi dengan pencegahan penyebaran <em>covid-19</em> di Stikes Bhakti Pertiwi Luwu Raya PalopoTahun 2021. Disarankan kepada mahasiswa untuk memperhatikan hubungan pengetahuan dan perilaku dalam pencegahan <em>covid-19.</em></p> Tonsisius Jehaman Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/103 Jum, 17 Sep 2021 00:00:00 +0700 POTENSI TANAMAN RAMUAN NGINANG SEBAGAI OBAT KUMUR HERBAL WARISAN BUDAYA NENEK MOYANG https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/105 <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Mouthwash adalah suatu cairan dengan rasa dan bau yang menyenangkan, digunakan untuk&nbsp; membersihkan mulut. Menginang adalah salah satu tradisi yang sudah turun temurun yang sangat dipercaya dapat menyehatkan gigi dan mulut. Kandungan kimia dalam tanaman ramuan nginang yaitu tanin yang merupakan&nbsp; senyawa fenol. Mekanisme kerja fenol memiliki kemampuan dalam menginaktivasi adhesi sel mikroba (molekul yang menempel pada sel inang) yang terdapat pada permukaan sel.</p> <p>Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk membuat sediaan obat kumur tanaman ramuan nginang serta untuk mengetahui stabilitas fisik formula obat kumur.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimental untuk membuat formulasi obat kumur dari tanaman ramuan nginang (biji pinang, daun sirih, gambir), serta menguji stabilitas fisik dan pH sediaan terhadap berbagai variasi suhu, yaitu penyimpanan pada suhu rendah (4-8°C), penyimpanan pada suhu dalam ruangan (<em> indoor indirect daylight</em>) dan suhu luar ruangan (<em>outdoor daylight</em> ).</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan obat kumur setelah disimpan selama 4 minggu memiliki karakteristik warna coklat kemerahan, bau khas mint dan jernih serta tidak terjadi pemisah, kecuali untuk sediaan yang disimpan pada penyimpanan <em>outdoor</em> <em>daylight</em> dan <em>indoor</em> mengalami perubahan organoleptis&nbsp; dan perubahan pH. Hasil&nbsp; pengujian stabilitas fisik sediaan menunjukkan sediaan-sediaan obat kumur tersebut cenderung stabil pada penyimpanan suhu rendah (4-8°C).</p> Delta Delta Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/105 Sen, 27 Sep 2021 00:00:00 +0700 UJI POTENSI LIMBAH KULIT JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia L) SEBAGAI ANTIACNES https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/101 <p>Tanaman jeruk nipis adalah salah satu buah yang sangat familiar dan disukai oleh masyarakat Indonesia. Pada bagian jeruk nipis yang paling sering dijadikan limbah adalah kulitnya. Kebanyakan masyarakat masih minim untuk mengetahui bahwa kulit jeruk nipis memiliki banyak khasiat, salah satu khasiat yang dimiliki adalah sebagai antiacnes. Antiacnes adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh mikroba Propionibacterium acnes. Bakteri&nbsp;<em>P</em><em>. acnes</em>&nbsp; dapat mengganggu kestabilan lapisan sel yang membentuk dinding folikel maka dapat dengan cepat memicu terjadinya peradangan. Peradangan ini dapat berupa folikulitis dan acne vulgaris. Peradangan pada wajah yang paling sering dikenal sebagai jerawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi limbah kulit jeruk nipis sebagai antiacnes. Metode yang digunakan untuk penyarian zat aktif yakni refluks, sedangkan metode yang digunakan untuk uji potensi antiacnes adalah metode difusi agar dengan konsentrasi clindamicyn sebagai control positif, aquadest sebagai control negatif, 10, 15 dan 20 % b/v. Hasil yang diperoleh memperlihatkan adanya hambatan yang ditandai dengan adanya warna bening disekitar paper disk. Konsentrasi 10% sebesar 14,33 cm, untuk konsentrasi 15% sebesar 16 cm, untuk konsentrasi 20% sebesar 18,33 cm, sedangkan clindamicyn sebesar 22,67 cm dan aquadest tidak ditemukan adanya daya hambatan. Dapat disimpulkan bahwa kulit jeruk nipis berpotensi sebagai antiacnes.</p> Ferna Indrayani Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/101 Sab, 18 Sep 2021 00:00:00 +0700 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN KECEMASAN MASYARAKATTERHADAP VAKSINASI COVID - 19 DI DESA PUNCAK INDAH KECAMATAN MALILI KABUPATEN LUWU TIMUR TAHUN 2021 https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/106 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Coronavirus Disease 2019 merupakan penyakit akibat infeksi virus SARS-COV-2&nbsp; yang menyerang saluranpernafasan yang sangatmenular. Sampaisaatpenelitianinidibuatbelumditemukanobat yang dapat menyembuhkan penyakit ini, tetapi saat ini telah ditemukan vaksin yang dapat menekan laju penyebarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dan kecemasan masyarakat di DesaPuncak Indah Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur terhadap vaksinasi Coronavirus Disease 2019. Metode yang digunakan adalah desain pendekatan <em>cross sectional</em>, yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variable dependen dan variable independen. Penarikan sampel secara<em> Total sampling</em><em>.</em> Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner<em>.</em> Analisis data secara univariate dan bivariate dengan &nbsp;menggunakan <em>Fisher’s Exact Test</em>. Tingkat kepercayaan ? (0.05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa&nbsp; tidakterdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan vaksinasi COVID-19 dengan p = 0.148&gt; ? (0.05), dan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan masyarakat dengan vaksinasi COVID-19 p = 0.001&lt; ? (0.05). Kesimpulan dalam penelitian ini merupakan data awal untuk penelitian selanjutnya sehingga diharapkan adanya penelitian lanjutan dengan desain yang sama tetapi populasi dan subjek penelitian yang berbeda dalam jumlah yang memadai serta untuk penelitian yang lebih panjang. Sehingga dianggap cukup untuk melihat hubungan tingkat pengetahuan dan kecemasan masyarakat terhadap vaksinasi Coronavirus Disease 2019.</p> <p>&nbsp;</p> Nirwan Nirwan Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/106 Sen, 25 Okt 2021 00:00:00 +0700 FORMULASI MINYAK ATSIRI DAUN SIRIH HIJAU (Piper Batle L.) DALAM BENTUK GEL PENCUCI TANGAN ( Hand sanitizer ) https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/75 <p><em>Dimasa pandami covid 19 </em><em>&nbsp;</em><em>penyebaran virus dapat dicegah dengan menerapkan</em> <em>&nbsp;pola hidup bersih, salah satu cara yang efktif dalam memutus mata rantai penyebaran</em><em>nya</em><em> yaitu sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer. &nbsp;Hand sanitizer adalah sediaan&nbsp; pembersih tangan yang mengandung antiseptik yang dapat membunuh bakteri dan virus</em><em>.</em> Salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri adalah daun sirih ( <em>pipper betle L</em> ) yang mengandung fenol dan fenilpropan yang berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat gel antiseptik pencuci tangan dan untuk mengetahui hasil uji fisik ,uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas dan uji stabilitas.&nbsp;</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Metode Penelitian ini dilakukan secara eksperimen ,sampel diekstraksi dengan cara destilasi atau penyulingan dengan menggunakan&nbsp; pelarut aquadest. Selanjutnya minyak atsiri dari daun sirih dibuat menjadi formula hand sanitizer dengan konsentrasi yang berbeda yaitu 2%, 4%, 6%.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Hasil penelitian formulasi gel antiseptik dari ekstrak&nbsp; daun sirih menunjukkan bahwa dari uji organoleptip tidak mengalami perubahan warna, bau d an bentuk. Uji homogenitas&nbsp; memperlihatn semua formula homogen dan uji pH memunjukkan tidak terjadi perubahan pH selama penyimpanan.</p> Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/75 Kam, 02 Sep 2021 00:00:00 +0700 POTENSI TANAMAN RAMUAN NGINANG SEBAGAI OBAT KUMUR HERBAL WARISAN BUDAYA NENEK MOYANG https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/77 <p>Mouthwash adalah suatu cairan dengan rasa dan bau yang menyenangkan, digunakan untuk&nbsp; membersihkan mulut. Menginang adalah salah satu tradisi yang sudah turun temurun yang sangat dipercaya dapat menyehatkan gigi dan mulut. Kandungan kimia dalam tanaman ramuan nginang yaitu tanin yang merupakan&nbsp; senyawa fenol. Mekanisme kerja fenol memiliki kemampuan dalam menginaktivasi adhesi sel mikroba (molekul yang menempel pada sel inang) yang terdapat pada permukaan sel.</p> <p>Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk membuat sediaan obat kumur tanaman ramuan nginang serta untuk mengetahui stabilitas fisik formula obat kumur.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimental untuk membuat formulasi obat kumur dari tanaman ramuan nginang (biji pinang, daun sirih, gambir), serta menguji stabilitas fisik dan pH sediaan terhadap berbagai variasi suhu, yaitu penyimpanan pada suhu rendah (4-8°C), penyimpanan pada suhu dalam ruangan (<em> indoor indirect daylight</em>) dan suhu luar ruangan (<em>outdoor daylight</em> ).</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan obat kumur setelah disimpan selama 4 minggu memiliki karakteristik warna coklat kemerahan, bau khas mint dan jernih serta tidak terjadi pemisah, kecuali untuk sediaan yang disimpan pada penyimpanan <em>outdoor</em> <em>daylight</em> dan <em>indoor</em> mengalami perubahan organoleptis&nbsp; dan perubahan pH. Hasil&nbsp; pengujian stabilitas fisik sediaan menunjukkan sediaan-sediaan obat kumur tersebut cenderung stabil pada penyimpanan suhu rendah (4-8°C).</p> Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/77 Kam, 02 Sep 2021 00:00:00 +0700 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BALITA DI DESA TEDE KECAMATANBASSE SANGTEMPE PROVINSI SULAWESI SELATAN KABUPATEN LUWU TAHUN 2021 https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/93 <p style="text-align: justify;">Gizi kurang menyebabkan daya tahan tubuh berkurang sehingga dapat meningkatkan angka kesakitan dan kematian pada balita (WHO, 2017). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tede Kecamatan Basse Sangtempe Propinsi Sulawesi Selatan Kabupaten Luwu pada bulan juni&nbsp; sampai dengan Juli Tahun 2021. Hasil penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden, apakah ada hubungan pengetahuan, pendidikan, pendapatan keluarga tentang gizi kurang pada balita Hasil penelitian didapatkan bahwa hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang dengan nilai&nbsp; p ( 0,026 ) &lt; 0,05,Tidak ada hubungan pendidikan ibu dengan kejadian gizi kurang pada balita dengan nilai p ( 1,00) &lt;0,05. Dan hubungan pendapat keluarga dengan gizi kurang dengan nilai p (0,025)&lt;0,05.</p> Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/93 Kam, 02 Sep 2021 00:00:00 +0700 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KEDISIPLINAN PERAWAT DENGAN PENGGUNAAN APD DI MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS WARA SELATAN KOTA PALOPO https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/78 <p>Tenaga kesehatan khususnya perawat memiliki resiko tinggi untuk terinfeksi penyakit yang didapatkan di tempat kerja. Penggunaan APD pada perawat&nbsp; sangat penting dilakukan untuk menurunkan resiko terpapar infeksi yang ada ditempat kerja, terlebih dalam masa pandemi <em>covid-19</em> seperti sekarang ini.</p> <p>Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Wara Selatan Kota Palopo Tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan <em>cross sectional</em>, dengan tujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, sikap, dan kedisiplinan perawat dengan penggunaan APD di masa pandemi <em>covid-19</em>. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di Puskesmas Wara Selatan Kota Palopo, dengan metode penarikan sampel secara <em>total sampling</em> dengan jumlah perawat sebanyak 30 sampel.</p> <p>Hasil penelitian dengan menggunakan <em>Fisher’s Exact Test </em>diperoleh bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan perawat dan sikap perawat dengan penggunaan APD di masa pandemi <em>covid-19 </em>&nbsp;dengan nilai p (0.057) &lt; 0.05 untuk tingkat pengetahuan perawat dan nilai p (0.066) &lt; 0.05 untuk sikap perawat. Serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kedisiplinan perawat dengan penggunaan APD di masa pandemi <em>covid-19</em> dengan nilai p (0.358) &gt; 0.05.</p> <p>Dari hasil penelitian ini disarankan bagi instansi yang terkait&nbsp; agar menyediakan peralatan APD yang cukup bagi petugas, memberikan arahan secara berkala mengenai pentingnya penggunaan APD, serta memberikan <em>reward </em>&nbsp;kepada perawat yang memilki kinerja&nbsp; yang baik, dan bagi perawat diharapkan untuk selalu patuh menggunakan APD sesuai dengan SOP agar terhindar dari bahaya infeksi yang ada di Puskesmas.</p> Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/78 Sab, 04 Sep 2021 00:00:00 +0700 GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN IBU HAMIL TENTANG MANFAAT ASAM FOLAT DI KLINIK HAYYAT MEDICAL AND WELLNESS CENTER DI MAMUJU https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/82 <p>Asam folat merupakan salah satu bentuk vitamin B esensial dan tidak diproduksi oleh tubuh sehingga harus didapatkan dari makanan atau suplemen, mereka yang merencanakan kehamilan dan masih dalam tahap awal kehamilan membutuhkan 400 mcg asam folat perhari, untuk membantu perkembangan tulang belakang dan otak bayi secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasien ibu hamil tentang manfaat asam folat di Klinik Hayyat medical and Wellness Center Mamuju. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan total <em>sampling. </em>Responden dalam penelitian ini adalah semua pasien ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilannya sebanyak 56 responden. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Dari hasil penelitian berdasarkan pengolahan data didapatkan hasil penelitian berdasarkan tingkat pengetahuan yaitu diperoleh yang berpengetahuan baik sebanyak 15 orang (26.79%), berpengetahuan cukup sebanyak 32 orang (57.14 %), da berpengetahuan kurang sebanyak 9 orang (16.07 %). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa pengetahuan pasien ibu hamil tentang manfaat asam folat adalah cukup sebanyak 32 responden (57.14%) dari 56 responden.</p> <p>&nbsp;</p> Jean Christy Ade Putri Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/82 Sab, 04 Sep 2021 00:00:00 +0700 PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA FARMASI TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DI STIKES BHAKTI PERTIWI LUWU RAYA PALOPO https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/81 <p>Covid-19 disebut <em>emerging infectious disease</em> (EIDs) menjadi kekhawatiran khusus dalam kesehatan masyarakat, selain menyebabkan kematian juga membawa dampak sosial dan ekonomi yang besar dalam dunia yang saling berhubungan saat ini. Salah satu upaya pemerintah saat ini untuk menekan laju penyebaran Covid-19 melalui penerapan physical distancing, pembatasan gerak, penggunaan masker, karantina. &nbsp;Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap mahasiswa farmasi terhadap upaya pencegahan covid-19 di Stikes Bhakti Pertiwi Luwu Raya Palopo. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan penelitian analitik dan desain <em>cross sectional</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Farmasi di Stikes Bhakti Pertiwi Luwu Raya Palopo sebanyak 307 orang. Sedangkan Sampel dalam penelitian ini yaitu sebagian dari mahasiswa farmasi di Stikes Bhakti Pertiwi Luwu Raya Palopo sebanyak 75 orang, menggunakan <em>simple random</em><em> sampling</em>. &nbsp;Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa farmasi di stikes bhakti pertiwi luwu raya palopo memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 54 orang (72%), cukup sebanyak 20 orang (27%) dan tergolong predikat kurang sebanyak 1 orang (1%). Hasil penelitian responden yang memiliki sikap&nbsp; baik sebanyak 66 (88%) dan kurang baik sebanyak 9 (12%). Kesimpulan gambaran tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa farmasi terhadap upaya pencegahan covid 19 berada pada kategori baik.</p> RINI FARAMITA Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/81 Sen, 06 Sep 2021 00:00:00 +0700 HUBUNGAN HIDRASI LUKA DAN PENYAKIT PENYERTA DM DENGAN LAMANYA PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN POST SECTIO CAESAREA DI RSUD BATARA GURU BELOPA TAHUN 2021 https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/94 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Luka adalah terputusnya kontinuitas jaringan karena cedera atau pembedahan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan hidrasi luka dan riwayat penyakit DM dengan lamanya penyembuhan luka pada pasien post <em>sectio caesarea. </em>Metode penelitian ini adalah penelitian analitik yang meneliti tentang hubungan antara variabel dependen dan independen dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah<em> Total sampling </em>dengan jumlah sampel 30 responden.</p> <p>Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan lamanya penyembuhan luka pada pasien post sectio caesarea dengan hidrasi luka p=0.033 &gt; ? (0.05), dan ada hubungan lamanya penyembuhan luka pada pasien post sectio caesrea dengan penyaktit penyerta (Diabetes Melitus) p=0.033 &gt; ? (0.05)</p> <p>Dari hasil penelitian ini diharapkan bagi pasien untuk lebih memperhatikan proses penyembuhan luka dengan baik.</p> Suyati Suyati Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/94 Sen, 06 Sep 2021 00:00:00 +0700 ANALISIS HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH DENGAN TERJADINYA GANGREN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD BATARA GURU BELOPA TAHUN 2021 https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/95 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Diabetes Melitus adalah gangguan metabolisme kronis yang terjadi karena pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Kadar glukosa yang tinggi dapat menyumbat aliran darah keujung tangan dan kaki sehingga pasokan darah dan sel-sel yang berfungsi melawan infeksi di bagian tesebut menjadi berkurang. Kondisi ini menyebabkan luka menjadi lebih susah sembuh dan rentan terinfeksi, dan berisiko menjadi gangrene. Gangren adalah kematian jaringan yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah (iskemiknekrosis). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kadar glukosa darah dengan terjadinya gangrene pada pasien Diabetes Melitus Tipe II dan&nbsp; Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan menggunakan pendekatan <em>cross sectional</em>. Teknik pengambilan sampel yaitu <em>total sampling</em>, yang berjumlah 30 responden. Hasil penelitian diperoleh pada Variabel Kadar glukosa darah p = 0.00 (&lt;0.05), berarti ada hubungan signifikan antara hubungan kadar glukosa darah dengan terjadinya gangrene. Disarankan kepada responden untuk lebih memperhatikan luka DM dengan menjaga pola makan yang sehat seperti (rendah gula, banyak mengkonsumsi buah dan sayuran) agar gula darah tidak semakin tinggi sehingga luka DM cepat sembuh dan tidak menjadi gangren. &nbsp;</p> Amos Lellu Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/95 Sen, 06 Sep 2021 00:00:00 +0700 POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PENGGUNAAN GADGET ANAK DI DESA CIMPU KECAMATAN SULI KABUPATEN LUWU https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/96 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Indonesia sendiri termasuk dalam peringkat “lima besar” negara pengguna gadget, khususnya smartphone. &nbsp;Persentase pengguna <em>gadget </em>yang termasuk usia anak-anak cukup tinggi, yaitu&nbsp; 79,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan penggunaan <em>gadget</em> pada anak. Metode yang digunakan adalah desain pendekatan <em>cross sectional</em>. Penarikan sampel secara <em>purposive sampling</em> sebanyak 51 orang, dengan instrumen pengumpulan data yaitu kuesioner. Analisis data menggunakan <em>Uji chi square</em> didapatkan hasil bahwa nilai p=0,034 hipotesis diterima yang berarti bahwa ada hubungan pola asuh orang tua demokratis dengan penggunaan <em>gadget</em>. Untuk pola asuh orang tua Permisif didapatkan hasil bahwa nilai p=0,034 hipotesis diterima sehingga dikatakan ada hubungan antara pola asuh permisif dengan penggunaan <em>gadget</em>. Dari hasil penelitian ini tidak ada hubungan negatif antara pola asuh otoriter dengan penggunaan <em>gadget</em>, karena hasil data yang diperoleh menunjukkan ada hubungan positif antara pola asuh selain otoriter. Disarankan agar orang tua dapat lebih memperhatikan penggunaan gadget pada anak dan untuk peneliti selanjutnya meneliti tentang variabel pola komunikasi orang tua pada anak.</p> Andi Silfiana Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/96 Sen, 06 Sep 2021 00:00:00 +0700 HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL, SPIRITUAL DAN PSIKOLOGIS DI DUSUN KEPPE DESA RANTEBELU KECAMATAN LAROMPONG KABUPATEN LUWU TAHUN 2021 https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/91 <p style="text-align: justify;">Kualitas hidup adalah persepsi individual terhadap posisinya dalamkehidupan, dalam konteks budaya, sistem nilai dimana mereka berada dan hubungannya terhadap tujuan hidup, harapan, standar, dan lainnya yang terkait. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Keppe Desa Rantebelu Kecmatan Larompong Kabupaten Luwu Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif non-eksperimental. Metode penelitian ini bersifat deskriptif korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Dengan tujuan untuk mengetahui hubungan interaksi sosial, spiritual dan psikologis dengan kualitas hidup lansia di Dusun Keppe Desa Rantebelu Kecamatan Larompong Kabupaten Luwu. Responden dalam penelitian ini adalah sebagian lansia yang tinggal di Dusun Keppe Desa Rantebelu Kecamatan Larompong Kabupaten Luwu dengan metode penarikan sampel <em>Purposive sampling </em>jumlah responden sebanyak 46 sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan terhadap interaksi sosial &nbsp;dan kualitas hidup dengan nilai <em>p value</em> = 0,002&lt;0,05, spiritual dan kualitas hidup dengan nilai <em>p value =</em> 0.004&lt;0,05, psikologis dan kualitas hidup dengan nilai 0,001&lt;0,05. Diharapkan untuk lansia agar lebih meningkatkan interaksi sosial, spiritual dan psikologis agar mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.</p> Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/91 Kam, 09 Sep 2021 00:00:00 +0700 GAMBARAN PENGGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN IMUNOMODULATOR SEBAGAI TERAPI PENINGKATAN IMUNITAS DI KEL. TO’BULUNG KEC. BARA KOTA PALOPO https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/98 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang Penggunaan Imunomodulator Sebagai Terapi Peningkatan Imunitas Di Kel. To’bulung Kec. Bara Kota Palopo. Dengan adanya peningkatan prevalensi infeksi virus saat ini, masyarakat dituntut untuk harus meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas tubuh yang lebih kuat lagi sehingga tidak mudah terinveksi oleh berbagai virus yang masuk ke dalam tubuh. Bahan yang dapat memodulasi sistem imun tubuh dikenal sebagai imunomodulator.Secara klinis imunomodulator digunakan pada pasien dengan gangguan imunitas.</p> <p>Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan To’Bulung Kecamatan Bara Kota Palopo Tahun 2020. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat “<em>korelasi analitik</em> “ dengan pendekatan” <em>cross secsional</em><em>”</em><em>. </em>Populasi dalam penelitian ini adalah&nbsp; 191 orang. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin, sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 66 orang.</p> <p>Hasil penelitian yang diperoleh adalah menunjukkan bahwa responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik terbesar 54,5% yaitu responden yang berusia 20-29 tahun, responden perempuan memiliki tingkat pengetahuan lebih baik dibandingkan dengan responden laki-laki yaitu sebesar 18,6%, responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik terbesar 32,7% yaitu responden yang berpendidikan SMU, dan responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik terbesar 12,2% yaitu responden yang bekerja sebagai ibu rumah tangga.</p> <p>Diharapkan bagi petugas kesehatan khususnya bagi tenaga farmasi untuk tetap memberikan edukasi atau pendidikan kesehatan tentang pengguaan imunomodulator sebagai terapi peningkatan imunitas kepada masyarakat.</p> Riska Purnamasari Rasyd Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/98 Kam, 09 Sep 2021 00:00:00 +0700 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KECEMASAN PASIEN YANG AKAN DI PASANGAN INFUS DI UGD PUSKESMAS SABBANG https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/92 <p style="text-align: justify;">Menurut Laporan World Health Organization sekitar 10% orang di Amerika Utara,Eropa Barat, Australia, dan Selandia Baru mengalami kecemasan klinis dibandingkan dengan sekitar 8% di Timur Tengah dan 6% di Asia. Kecemasan merupakan gangguan mental terbesar. Diperkirakan 20% dari populasi dunia menderita kecemasan dan sebanyak 47,7% remaja sering merasa cemas. Penelitian ini dilaksanakn di UGD Puskesmas Sabbang Tahun 2021, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif “<em>cross sectional”</em>, yaitu metode dengan tujuan mencari faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan pasien (Tingkat pengetahuan, Pengalaman Pasien, dan Komunikasi Terapeutik) Di UGD Puskesmas Sabbang. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang akan di pasang infus sebagai responden dengan metode penarikan sampel Simpel Random Sampling&nbsp; dengan jumlah pasien sebanyak 40 sampel. Hasil penelitian diperoleh bahwa Hubungan&nbsp; tingkat kecemasan&nbsp; dengan pengalaman di infus pasien yang akan di pasang Infus dengan nilai p (0,033) &lt; 0.05, Hubungan&nbsp; tingkat kecemasan&nbsp; dengan tingkat pengetahuan pasien yang akan di pasang Infus dengan nilai p (0,000) &lt; 0,05, dan Hubungan&nbsp; tingkat kecemasan&nbsp; dengan komunikasi terapeutik dengan pasien yang akan di pasang Infus dengan nilai p (1,00) &gt; 0,05. Di harapakan dapat dijadikan&nbsp; sebagai bahan masukan dasar bagi Puskesmas Sabbang dalam meningkatkan Pelayanan dan karakteristik pasien dengan tingkat kecemasan pada pasien yang akan di pasang infus</p> Awaluddin Naim, Sugiyanto Sugiyanto Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/92 Kam, 09 Sep 2021 00:00:00 +0700 HUBUNGANAN ASI ESKLUSIF TERHADAP IMUNITAS PADA BAYI DI PUSKESMAS WARA KOTA PALOPO https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/90 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja pada bayi sampai umur 6 bulantanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. ASI selain sebagai sumber nutrisi dapat memberikan perlindungan kepada bayi melalui berbagai komponen zat kekebalan yang dikandungnya .</p> <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan ASi Eksklusif dengan Imunitas pada bayi&nbsp; di Puskesmas Wara Kota Palopo Tahun 2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang didapatkan dengan menggunakan kuisioner dengan jumlah sampel 31 responden. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai p= 0,002 berarti ??0,05 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara&nbsp; ASI Esklusif&nbsp; terhadap imunitas pada bayi.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Disaran kepada Pihak Puskesmas perlu mengadakan penyuluhan secara berkesinambungan tentang pentingnya ASI terhadap Imunitas pada bayi.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci: </strong><strong>&nbsp;</strong>Asi Eksklusif dan Imunitas Pada bayi</p> Sumarlan Sumarlan Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Kesehatan Luwu Raya https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/90 Sen, 06 Sep 2021 00:00:00 +0700